Aliran Seni Rupa

Aliran Seni Rupa

Aliran seni rupa merupakan aliran yang terdiri  dari seni lukis dan pahat.

Seni lukis yaitu cabang seni rupa dengan bidang dua dimensi, seperti papan, kertas, kanvas, dan lain-lain. 

Seni pahat yaitu karya seni yang diciptakan dengan dibentuk 3 dimensi sehingga memiliki volume.

Media yang digunakan untuk membuat seni pahat yaitu logam, tanah liat, batu, dan lain-lain.

Seni rupa merupakan salah satu cabang seni yang karya seninya dapat dirasakan oleh indera manusia, yaitu mata dan kulit.

Seni rupa memiliki beberapa macam alirannya, salah satunya yang terkenal seperti naturalisme, realisme, romantisme, surelisme, dan popular art.

Aliran Seni Rupa, Ciri-Ciri, Dan Tokohnya

Berikut merupakan macam-macam aliran seni rupa yang populer dan banyak dikenal saat ini.

1. Aliran Seni Rupa Naturalisme

Aliran Seni Rupa

Aliran seni rupa ini merupakan aliran yang melukiskan obyek yang memiliki kesamaan dengan alam, misalnya pemandangan sungai dan pegunungan.

Pelukis pada aliran ini berpedoman pada peniruan alam dengan menjadikan alam sebagai obyek lukisan.

Sehingga Pelukis mempunyai banyak obyek untuk dijadikan sebagai lukisan karena memang alam memiliki obyek yang sangat banyak.

Ciri- ciri aliran ini biasanya bertemakan tentang alam.

Aliran ini juga memiliki tekstur, susunan perbandingan, perwarnaan, perspektif, gelap terang dikerjakan secara teliti dan mendetail serta mempunyai teknik gradasi warna.

Aliran ini memiliki beberapa tokoh yang mempopulerkannya salah satunya yaitu dari Indonesia seperti Abdullah Sudrio Subroto, Gambir Anom, Dan Wakidi Basuki Abdullah.

Ada juga tokoh yamg berasal dari luar negeri seperti William Hogart, William Bliss Baker, Franss Hall, dan Theodore Rousseu.

2. Aliran Seni Rupa Realisme

Realisme adalah aliran yang melukiskan  objek sesuai dengan kenyataan atau sesuai dengan apa yang mata kita lihat tanpa mengurangi ataupun menambahi obyek tersebut.

Biasanya tidak berfokus pada satu objek saja. Sehingga, lukisan aliran ini lebih terlihat benar-benar nyata.

Ciri-ciri aliran realisme biasanya melukiskan kegiatan yang ada disekitar kita seperti ketika pak tani sedang membajak sawah.

Selain itu, lukisan dibuat apa adanya sehingga terlihat seperti satu kesatuan, dan detail pada lukisan perlu diperhatikan agar lukisan menjadi lebih nyata.

Aliran ini dipopulerkan oleh banyak tokoh salah satunya tokoh indonesia yaitu Dede Erisupria, Dullah, S. Soedjojono, Rustamaji, dan Raden Saleh.

Selain itu, ada juga tokoh luar negeri yang mempopulerkan aliran ini seperti Fransisco de Goya, Gustove Corbert, dan Honore.

3. Aliran Seni Rupa Romantisme

Romantisme adalah aliran yang lebih menampakkan nilai-nilai irasional, estetika, absurd, dan fantastic.

Umumnya aliran ini menggambarkan hal yang romantis atau dramatis, sehingga terlihat lebih emosional.

Ciri-ciri aliran romantisme umumnya melukiskan cerita yang dahsyat dan emosional, penuh dengan gerak dan dinamis, mempunyai aturan komposisi yang dinamis, memiliki warna yang bersifat meriah dan kontras, serta dapat membuat perasaan orang yang melihatnya tersentuh.

Tokoh yang mempopulerkan aliran ini salah satunya dari Indonesia seperti Raden Saleh.

Ada juga tokoh luar negeri seperti Gerriwult, Theoborre, Eugene Delacroix, Victor Marie Hugo, dan  Ferdinand Victor.

4. Aliran Seni Rupa Surelisme

Surelisme adalah aliran seni rupa yang menggambarkan objek yang berasal dari imajinasi alam bawah sadar atau  mimpi.

Sering disebut juga dengan khayalan.

Sehingga aliran ini bersifat tidak mungkin ada dalam kehidupan nyata dan tidak realistis.

Ciri utama aliran ini yaitu lukisan penuh degan fantasi dan khayalan sehingga lukisan mempunyai kesan asing dan aneh.

Lukisan biasanya memadukan beberapa objek yang terrdiri dari benda hidup dan benda mati.

Tokoh yang mempopulerkan lukisan ini salah satunya berasal dari Indonesia seperti Abdul Rahman dan Gusti Putu Saderi.

Selain itu, ada juga tokoh luar negeri seperti Salvador Dali dan Andre Masson.

5. Aliran Populer Art

Aliran Seni Rupa

Pop art atau populer art adalah aliran yang tercipta akibat kejenuhan akan obyek-obyek seni dan menjadi pengingat akan kondisi sekitar yang dilupakan.

Didalam pop art benda apapun bisa dijadikan menjadi obyek baik itu benda mati maupun benda hidup.

Aliran seni rupa ini bisa mengatasi kebosanan dan kejenuhan terhadap seni lukis tanpa obyek atau sasaran.

Ciri-ciri aliran ini yaitu karya seninya sebagian besar berupa karikatur yang mengandung kritik, sindiran, atau humor.

Obyek seringnya berupa orang yang dilukiskan dalam cara pandang atau perspektif lain.

Sekarang pop art banyak dipakai dalam kampanye politik.

Tokoh yang mempopulerkan seni rupa ini yang berasal dari Indonesia seperti Ris Purnomo, Andy Wahol, dan Nyoman Nuarta.

Sedangkan tokoh luar negerinya yaitu Yoseph Benys, Cristo, George Segal, Tom Wasselman, dan Claes Oldenburg.

Kesimpulan

Seni rupa merupakan hasil pemikiran manusia dari dulu kala.

Setiap perkembangan zaman manusia selalu membuat kemajuan dan menghasilkan berbagai macam jenisnya.

Ini membuktikan bahwa manusia memang memiliki perasaan suka pada setiap keindahan.

Berbagai macam aliran seni rupa muncul secara bertahap sesuai dengan perkembangan zamannya.

Manusia memanfaatkan pemikirannya untuk terus menciptakan sesuatu sehingga terbentuklah berbagai macam aliran dengan berbagai macam ciri dan tokoh yang mempopulerkannya.

Dengan bertambahnya waktu dan berubahnya keadaan masyarakat, aliran-aliran yang baru pasti akan bermunculan terus menerus.

Aliran Seni Rupa

Scroll to top