Cakupan Perlindungan Asuransi Properti Terbaik

Asuransi Properti
Asuransi Properti

Sebagian masyarakat Indonesia memang belum terlalu tertarik mengikuti asuransi. Tetapi, penggunaan asuransi mulai diintensifkan karena fungsinya sangat penting sebagai perencanaan masa depan yang lebih baik. Salah satu jenis aasuransi penting adalah asuransi properti. Asuransi properti juga penting dan memiliki beberapa cakupan perlindungan dari produk ini.

Banyak sekali jenis asuransi yang bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan. Hanya saja, masih banyak orang yang tidak bisa membedakan antara asuransi properti dan asuransi kebakaran. Padahal kedua asuransi tersebut memiliki cakupan perlindungan dan fungsi yang berbeda. Buat kamu nih yang mau melindungi rumahmu dari hal tidak terduga, kamu bisa ikut program asuransi jenis ini.

Perlindungan Asuransi Properti

Biasanya, jika kamu menggunakan asuransi properti, maka asuransi kebakaran merupakan salah satu cakupan perlindungan di bawahnya. Jadi, lebih baik kamu langsung memilih asuransi properti dari pada langsung yang khusus untuk kebakaran. Untuk informasi detail, berikut ini adalah perlindungan asuransi properti.

Asuransi Rumah (Asuransi Harta Pribadi)

Cakupan perlindungan yang pertama yaitu asuransi rumah atau harta pribadi. Asuransi jenis ini memiliki cakupan untuk perlindungan masa depan baik berupa bangunan, rumah, ataupun dalam bentuk tempat tinggal lainnya. Bahkan segala jenis isinya atau furnitur di dalam rumah juga akan ditanggung.

Sebelum menikmati dan memastikan keuntungan asuransi rumah ini, harus ada kesepakatan dan detail yang jelas di awal perjanjian klausul. Selain melindungi furnitur, fungsi lainnya yaitu menjamin semua risiko yang merugikan seperti kebakaran, bencana alam, atau pencurian serta kasus-kasus tertentu yang menyebabkan kekacauan.

Asuransi Properti (Properti Bisnis Dan Industri)

Cakupan perlindungan yang selanjutnya yaitu untuk properti bisnis dan industri yang jangkauannya lebih luas. Cakupan perlindungan asuransi ini adalah segala hal yang berkaitan dengan tempat industri baik industri yang berskala kecil, menengah, maupun besar. Bahkan semua aset dan peralatan di gudang, pabrik, atau tempat usaha juga akan ditanggung oleh asuransi.

Asuransi Properti
Asuransi Properti 1

Semua keuntungan cakupan ini dan semua resiko risiko yang ditanggung oleh pihak asuransi harus didasarkan pada perjanjian awal ketika mengajukan permohonan asuransi. Hal seperti ini untuk menghindari klaim yang tidak konsisten dengan perjanjian asli. Sebenarnya, ada beberapa risiko yang tidak bisa ditanggung oleh asuransi.

Resiko Yang Tidak Bisa Ditanggung Asuransi

Resiko yang tidak bisa ditanggung pihak asuransi antara lain :

  • Terjadinya perang dan insiden yang disebabkan oleh massa dan membuat bisnis terbakar
  • Barang dan bahan di dalam gedung industri sangat mudah terbakar
  • Semua kendaraan di tempat usaha tidak mendapatkan asuransi karena berada di luar perlindungan
  • Terjadinya arus pendek yang kemudian menyebabkan kebakaran
  • Terjadinya kebakaran karena seseorang dengan sengaja ingin membakar tempat tersebut
  • Terjadinya kontaminasi radioaktif atau penggunaan bahan nuklir yang membuat tempat usaha sangat rentan kebakaran
  • Bencana alam yang sangat mendadak dan tak terduga seperti gempa bumi

Asuransi properti memang tidak mencakup hal-hal yang telah disampaikan di atas. Jadi, perusahaan asuransi tidak dapat mencairkan klaim tersebut. Namun, segala macam jenis cakupan tergantung pada perjanjian awal yang telah disepakati kedua belah pihak ketika perjanjian penyerahan kebijakan.

Kesimpulan

Penggunaan asuransi mulai diintensifkan ke masyarakat karena fungsinya sangat penting dan sebagai perencanaan masa depan yang lebih baik termasuk asuransi properti. Asuransi ini memiliki beberapa cakupan perlindungan seperti asuransi rumah, harta pribadi, kebakaran, properti industri, dan properti bisnis. Kamu juga bisa memilih sesuai kebutuhan dan kemampuan.


Ikuti update terbaru kami dengan email:

Leave a comment