15 Cara Menghilangkan Bekas Luka – Secara Alami dan Medis

Bekas luka memang bisa mempengaruhi penampilan seseorang. Jika kamu ingin menghilangkan bekas luka lama, ada banyak cara menghilangkan bekas luka baik secara alami ataupun secara medis. Tapi sebelum itu, kamu perlu memahami terlebih dulu apa itu bekas luka dan jenis luka apa saja yang ingin kamu hilangkan.

Cara Menghilangkan Bekas Luka – Secara Alami dan Medis

Bekas luka terbentuk karena proses penyembuhan alami setelah cedera. Ketika dermis atau lapisan kedua kulit rusak, tubuh akan membentuk serat kolagen untuk memperbaiki kerusakan, sehingga menghasilkan bekas luka. Tapi sekarang kamu tidak perlu khawatir ya guys, soalnya ada berbagai macam cara menghilangkan bekas luka yang bisa menjadi pilihan.

Jenis Bekas Luka

Ada berbagai macam jenis bekas luka yang masing-masing mempunyai karakteristik sendiri. Berikut ini adalah 4 jenis bekas luka.

1. Bekas Luka Atrofi

Bekas luka atrofi ditandai dengan hilangnya jaringan. Bekas luka atrofi tampak cekung, bergerigi, atau rata di atas lapisan kulit. Biasanya, tipe bekas luka ini memiliki pigmentasi kulit yang lebih gelap daripada area kulit lain. Contoh dari bekas luka atrofi yaitu luka bekas jerawat dan luka bekas cacar air.

Luka Atrofi

2. Bekas Luka Hipertrofik

Bekas luka hipertrofik ditandai oleh jaringan berlebih yang terbentuk di kulit saat sembuh. Bekas luka ini tidak tumbuh di luar area yang terluka. Bekas luka hipertrofik umumnya lebih gelap daripada kulit lain di area tersebut. Biasanya, bekas luka akan menghilang sendiri namun membutuhkan waktu yang cukup lama dan cenderung menyebabkan rasa gatal.

Bekas Luka Hipertrofik

3. Bekas Luka Keloid

Bekas luka keloid adalah hasil dari penyembuhan agresif dan kelebihan jaringan. Bekas luka ini ditandai dengan tampilan yang terangkat atau menonjol, tebal, dan bengkak. Bekas luka ini juga berwarna lebih gelap daripada kulit di sekitarnya. Tidak seperti bekas luka hipertrofik, bekas luka keloid dapat tumbuh di luar area yang terluka.

Bekas Luka Keloid

4. Bekas Luka Kontraktur

Bekas luka kontraktur terjadi akibat area kulit yang hilang atau rusak, biasanya akibat luka bakar. Bekas luka ini ditandai dengan kulit yang kencang dan mengkilat serta bisa membatasi pergerakan.

Bekas Luka Kontraktur

Cara Menghilangkan Bekas Luka Secara Alami

Sebenarnya tidak ada cara pasti untuk membuat bekas luka benar-benar hilang sepenuhnya, kebanyakan cara hanya untuk membuat bekas luka semakin tipis. Salah satu cara menghilangkan bekas luka yang aman dan tanpa efek samping yaitu menggunakan bahan alami.

Menggunakan bahan alami dipercaya bisa mempercepat proses pencerahan dan membuat bekas luka menjadi kurang terlihat. Berikut ini adalah 10 cara menghilangkan bekas luka secara alami.

1. Lidah Buaya

  • Buang kulit lidah buaya yang berwarna hijau tua.
  • Kemudian keluarkan gel lidah buaya yang berwarna hijau muda atau hampir jernih.
  • Oleskan gel secara langsung ke bekas luka dengan gerakan melingkar.
  • Setelah setengah jam, cuci luka dengan air dingin.
  • Jangan lupa ulangi cara ini dua kali setiap hari.

2. Cuka Sari Apel

  • Campurkan 4 sendok makan air suling bersih dengan 2 sendok makan cuka sari apel.
  • Celupkan bola kapas ke dalam campuran cuka apel dan air, kemudian oleskan pelan-pelan ke bekas luka.
  • Biarkan saja sampai kering baru di bilas.
  • Untuk hasil maksimal, lakukan cara ini setiap malam sebelum tidur, baru dicuci saat pagi hari.

3. Vitamin E

  • Potong kapsul vitamin E di atas bekas luka dan peras isi kapsul yang berupa minyak ke atas bekas luka.
  • Selama 10 menit, pijat minyak vitamin E di sekitar bekas luka.
  • Setelah 20 menit, baru di bilas bekas minyak tadi dengan air hangat.
  • Ulangi proses ini minimal 3 kali sehari.
Vitamin E

4. Madu

  • Sebelum tidur, tutupi bekas luka dengan madu.
  • Kemudian bungkus bekas luka yang terkena madu dengan perban.
  • Biarkan perban selama semalaman penuh.
  • Di pagi hari, lepaskan perban dan cuci dengan air hangat.
  • Lakukan cara ini setiap malam.

5. Minyak Kelapa

  • Panaskan beberapa sendok makan minyak kelapa.
  • Pijatkan minyak kelapa yang sudah mencair ke bekas luka selama 10 menit.
  • Kemudian, biarkan kulit menyerap minyak dan diamkan minimal selama satu jam.
  • Ulangi cara ini dua hingga empat kali setiap hari.

6. Minyak Esensial Lavender dan Minyak Zaitun

  • Campurkan tiga tetes minyak esensial lavender ke dalam tiga sendok makan minyak zaitun extra-virgin.
  • Kemudian, pijatkan campuran tadi ke area bekas luka selama 5 menit.
  • Biarkan minyak di bekas luka selama 30 menit.
  • Setelah itu bilas area tersebut dengan air hangat.
  • Ulangi proses ini minimal tiga kali sehari.

7. Lemon

  • Potong buah lemon segar menjadi beberapa bagian.
  • Peras buah lemon di atas luka dan gosok perlahan dengan potongan lemon tadi pada bekas luka.
  • Biarkanlah selama 10 menit sebelum dibilas dengan air dingin.
  • Usahakan lakukan cara ini setiap hari pada waktu yang sama.

8. Kentang

  • Iris kentang menjadi beberapa potong.
  • Dengan gerakan memutar, gosokkan irisan kentang tadi pada bekas luka.
  • Setelah irisan kentang mulai mengering, buang dan terus gosok dengan irisan lainnya.
  • Lanjutkan menggosok dan mengganti kentang selama 20 menit dan kemudian biarkan bekas luka mengering selama 10 menit.
  • Bilas luka tadi dengan air dingin.
  • Ulangi proses ini setidaknya satu kali setiap hari.

9. Minyak Rosehip dan Minyak Kemenyan

  • Campurkan minyak esensial rosehip dan minyak esensial kemenyan.
  • Pijat campuran minyak tadi ke bekas luka.
  • Tunggu selama 45 menit sebelum dibilas dengan air hangat.
  • Ikuti prosedur ini tiga kali sehari.
Minyak Rosehip

10. Baking Soda

  • Campurkan air suling dengan dua sendok makan soda kue sampai membentuk pasta.
  • Basahi bekas luka dengan air suling dulu baru oleskan pasta soda ke bekas luka.
  • Biarkan pasta soda di atas bekas luka dan taruh kain kompres hangat selama 15 menit.
  • Setelah itu bilas dengan air bersih dan ulangi setiap hari.

Yang perlu diperhatikan sebelum mencoba salah satu cara di atas, jangan lupa cuci bersih dan keringkan bekas luka dan area di sekitarnya terlebih dulu. Dan cara menghilangkan luka di atas hanya untuk luka yang tidak terbuka. Jika salah satu dari cara tadi ini menyebabkan iritasi, lebih baik hentikan penggunaan segera.

Cara Menghilangkan Bekas Luka Secara Medis

Selain cara alami, ada cara medis yang lebih ampuh dan cepat untuk menghilangkan bekas luka. Biasanya, cara medis yang diterapkan akan berbeda-beda tergantung pada jenis luka dan lokasinya. Berikut ini adalah 5 cara menghilangkan bekas luka secara medis.

1. Dermabrasi

Dermabrasi digunakan untuk menghilangkan bekas luka yang memiliki bentuk seperti gumpalan padat atau lebih tinggi dari kulit sekitarnya dan menyebabkan permukaan kulit tidak rata. Dermabrasi dilakukan dengan alat khusus yang berfungsi untuk mengikis bagian permukaan kulit bekas luka. Metode ini pun merangsang pertumbuhan kulit, sehingga lapisan kulit tampak lebih halus dan merata.

2. Mikrodermabrasi

Mikrodermabrasi biasanya dilakukan pada bagian luka yang lebih kecil atau dangkal, seperti menghilangkan luka bekas jerawat yang ringan, garis halus, bintik penuaan, dan wajah kusam. Dermabrasi dan mikrodermabrasi bisa dilakukan oleh dokter kecantikan atau spesialis kulit.

Mikrodermabrasi

3. Suntikan Steroid

Suntikan steroid cocok buat kamu yang memiliki bekas luka hipertrofi atau bekas luka keloid. Suntikan steroid akan membantu melunakkan tampilan bekas luka. Suntikan steroid memerlukan beberapa kali penyuntikan pada bekas luka dan perlu diulang dalam jangka waktu yang cukup panjang untuk meratakan bekas luka tersebut.

4. Laser Resurfacing

Laser resurfacing memiliki prosedur yang hampir sama dengan dermabrasi. Waktu pemulihannya juga lebih singkat dibandingkan perawatan dengan jenis laser terdahulu. Laser resurfacing memberikan hasil yang lebih halus karena metode ini bekerja pada jaringan kolagen dalam dermis tanpa menghilangkan lapisan atas kulit.

5. Balut Tekan Bersilikon

Jika kamu memiliki bekas luka cangkok kulit atau luka bakar besar, kamu bisa menggunakan metode yang satu ini. Dengan menggunakan balut tekan bersilikon, bekas luka akan terlihat lebih rata dan lembut.

Bahannya terbuat dari bahan yang elastis dan dapat dikombinasikan dengan lembar gel silicon. Balut tekan bersilikon bisa dikenakan 24 jam sehari, selama 6–12 bulan. Prosedur ini harus dilakukan di bawah pengawasan dokter spesialis kulit.

Selain 5 cara di atas, sebenarnya kamu juga bisa menghilangkan bekas luka dengan cara operasi. Hanya saja, cara ini malah akan menimbulkan bekas luka baru di permukaan kulit. Yang terpenting, metode medis apa pun yang kamu pilih, harus dipastikan dari hasil konsultasi dengan dokter ya guys.