4 Fakta Dan Mitos Penting Tentang Lemak

Mitos dan Fakta penting tentang Lemak
Fakta dan Mitos Tentang Lemak

Apakah kamu termasuk orang yang ingin berbadan ramping? Ya memang banyak mitos tentang lemak yang tidak jelas kebenarannya. Lemak sudah menjadi topik hangat banyak orang terutama para wanita yang memimpikan tubuh ideal. Mayoritas orang malah berpikir lemak merupakan hal buruk bagi kesehatan kita. Pemahaman seperti itu salah guys. Sebenarnya ada 4 mitos dan fakta penting tentang lemak di balik kesalahpahaman yang harus kamu ketahui. Yuk kita cek.

Fakta Dan Mitos Tentang Lemak

Mitos: Mengkonsumsi lemak berlebihan membuat berat badan bertambah dengan mudah

Fakta: Sudah pasti memang kalau mengonsumsi makanan dengan lemak tinggi berlebihan akan sangat mempengaruhi berat badan kamu. Tapi, jika kamu makan dengan melihat asupan lemak, itu tidak mempengaruhi kesehatan Anda. Dikutip dari Menshealth, lemak memiliki 9 kalori per gram bila dibandingkan dengan protein yang hanya memiliki 4 kalori per gram. Sedangkan untuk mencegah berat badan bertambah, pastikan asupan kalori harian teratur. Tubuh kita juga butuh asupan lemak. Kata R.D. Jessica, seorang konsultan nutrisi, ”Secara umum, para ahli mengatakan bahwa kamu harus menargetkan sekitar 20 persen kalori per hari dari lemak sehat,”.

Mitos: Lemak tidak memiliki manfaat

Fakta: Sampai sekarang pun masih banyak orang berpikir bahwa lemak tidak bermanfaat sama sekali bagi tubuh. Ini sebenarnya hanyalah mitos yang dipercaya banyak orang. Kenyataanya, lemak dibutuhkan oleh tubuh untuk mendukung fungsi otak kita. Ditambah lagi lemak juga membantu memproduksi hormon, keseimbangan suhu tubuh, dan menjaga kesehatan rambut serta kulit.

Mitos: Lemak berakibat buruk buat kesehatan

Fakta: Lemak sebenarnya memiliki berbagai macam kualitas seperti kualitas yang tinggi dan yang rendah. Tidak semua lemak punya dampak buruk bagi kesehatan. Ini karena lemak juga memiliki kandungan yang baik yang dibutuhkan tubuh. Menurut buku The USDA’s Dietary Guidelines for Americans, disebutkan kalau makanan dengan lemak baik seperti salmon dan walnut. Sementara itu, lemak berkualitas rendah mudah diperoleh bahkan kita konsumsi setiap hari melalui minyak goreng atau mentega.

Mitos: Hanya ada satu jenis lemak

Fakta: Lemak sebenarnya terdiri dari berbagai jenis, yaitu lemak tak jenuh ganda, lemak tak jenuh tunggal, dan lemak-trans. Lemak tak jenuh ganda juga dikenal sebagai lemak esensial. Tubuh kita tidak dapat menghasilkannya sendiri. Sedangkan lemak tak jenuh tunggal seperti minyak zaitun, kacang, dan alpukat. Terakhir lamak trans. Lemak inilah yang bisa menetap di tubuh manusia. Lemak trans disebut juga lemak jahat dan punya efek buruk pada kesehatan. Lemak trans terkandung dimakanan olahan dan lemak hewani seperti margarin dan minyak goreng.


Ikuti update terbaru kami dengan email:

Leave a comment