Fakta Kesehatan Mental Yang Perlu Kamu Tahu

Banyak orang menganggap kalau membicarakan kesehatan mental merupakan hal yang tabu dan dianggap sebagai orang yang tidak waras atau gila. Kebanyakan orang memang belum menyadari pentingnya berbicara kesehatan mental untuk diri kita sendiri.

Kesehatan Mental

Fakta Kesehatan Mental

Sikap dan perilaku kita bisa mencerminkan adanya perubahan pada kondisi mental kita. Berikut ini adalah beberapa fakta kesehatan mental yang perlu kamu tahu.

20% anak-anak dan remaja di dunia mengalami gangguan kejiwaan

Sekitar setengah dari kasus gangguan kejiwaan di dunia dimulai sebelum umur 14 tahun. Ditambah lagi, remaja berumur di bawah 19 tahun memiliki tingkat kesehatan mental rata-rata yang paling buruk di bandingkan kelompok umur yang lain.

Gangguan neuropsikiatri adalah salah satu penyebab utamanya. Salah satu contoh gangguan neuropsikiatri adalah Tourette Syndrome. Tourette Syndrome adalah gangguan yang ditandai dengan adanya gerakan abnormal yang disebut tik.

Sekitar 800.000 orang bunuh diri setiap tahun

Lebih dari 800.000 orang meninggal karena bunuh diri setiap tahunnya. Bunuh diri bahkan menjadi penyebab utama kematian kedua pada anak usia 15-29 tahun. Sekitar 75% kasus bunuh diri terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Gangguan kejiwaan dan konsumsi alkohol berkontribusi besar pada kasus bunuh diri di seluruh dunia. Identifikasi dini adalah kunci untuk memastikan orang-orang yang memiliki gangguan kejiwaan dan memiliki kecenderungan bunuh diri dapat menerima perawatan yang mereka butuhkan.

Fakta Kesehatan MentalPerempuan Mengalami Gangguan Mental Lebih Tinggi Dibanding Laki-Laki

Wanita memiliki kebiasaan multitasking dan lebih sering menggunakan perasaan atau emosi dibandingkan pikiran. Hal ini yang membuat perempuan menjadi rentang mengalami gangguan jiwa. Perempuan dengan keadaan emosional yang cenderung tidak stabil juga dapat disebabkan oleh pengaruh hormonal. Selain itu, seorang ibu yang sering disambi menjadi wanita karir bisa mendapatkan tekanan yang lebih besar.

Gangguan Mental Lebih Banyak Terjadi di Daerah Perkotaan Dibandingkan Pedesaan

Pengelompokkan perkotaan dan pedesaan mengacu pada tata cara kehidupan sehari-hari dan sistem sosial yang ditetapkan dalam masyarakat tersebut. Masyarakat di desa cenderung lebih agamis dan religious, sedangkan masyarakat perkotaan umumnya lebih fokus pada kehidupan duniawi.

Masyarakat di perkotaan umumnya lebih terbuka pada perubahan dan professional. Profesionelisme dalam kalangan masyarakat perkotaan membentuk pribadi dalam masyarakat ini lebih individual dibandingkan masyarakat di pedesaan. Masyarakat di desa umumnya lebih bergantung satu sama lain dan memiliki rasa persaudaraan yang sangat erat.

Orang yang Tidak Sekolah Memiliki Resiko Lebih Tinggi Terkena Gangguan Mental Dibandingkan Orang yang Pernah Sekolah

Pendidikan memberi peluang bagi kita untuk membentuk pola pikir dan mempersiapkan diri menghadapi dunia dan segala perubahannya. Melalui interaksi dengan teman dan guru, tugas-tugas, peraturan dan segala konfliknya memberi pembelajaran dan mempersiapkan orang-orang didalamnya dalam menghadapi tekanan dan dinamika dalam kehidupan.

Faktor Sosial Ekonomi Sangat Berpengaruh pada Kesehatan Mental

Kemiskinan, pengangguran, memiliki banyak utang, dikucilkan secara sosial, pelecehan dan kekerasan, keluarga yang tidak harmonis, tekanan dalam pekerjaan, konsumsi alkohol dan penyalahgunaan alkohol merupakan banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya gangguan kesehatan mental pada seseorang.

Namun demikian, bukan berarti orang dengan perekonomian menengah keatas akan terhindar dari gangguan kesehatan mental. Bahkan di negara maju baik itu di Eropa, Amerika maupun Asia seperti China, Jepang dan Korea Selatan memiliki angka gangguan mental yang merujuk kepada kasus bunuh diri yang cukup tinggi dan terus meningkat.

Kesimpulan

Kesehatan merupakan keadaan dimana seseorang merasa optimal secara fisik, mental dan sosial. Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Kesehatan mental berupa kemampuan kognitif, emosi, serta kemampuan sosial merupakan hal yang sangat krusial di era teknologi informasi saat ini.


Ikuti update terbaru kami dengan email:

Leave a comment