Mitos dan Fakta Penting Tentang Penyebab Obesitas

Obesitas merupakan penumpukan lemak yang berlebihan. Obesitas atau kegemukan juga salah satu masalah besar di beberapa negara. Karena sudah banyak mitos yang beredar di masyarakat tanpa fakta yang sebenarnya, kita perku tahu mitos dan fakta penting tentang penyebab obesitas. Setelah tahu fakta penyebab obesitas tersebut, kita bisa mengatur gaya hidup kita menjadi lebih sehat. Sebenarnya, ada banyak penyebab obesitas. Bukan hanya faktor makan yang berlebihan atau kurangnya olahraga saja.

Mitos dan Fakta Penting Tentang Penyebab Obesitas
Penyebab Obesitas

Seperti yang kita tahu, obesitas merupakan keadaan di mana ada kelebihan lemak di tubuh, berbeda dengan overweight (kelebihan berat badan) ya guys. Obesitas yang berlebihan akan meningkatkan mortalitas seseorang dengan penyakit kronis yang bisa mengancam jiwa. Seseorang yang obesitas rentan terkena penyakit tertentu seperti diabetes mellitus tipe 2, penyakit jantung dan pembuluh darah, kantung empedu, sensitivitas hormon, dan kanker saluran pencernaan. Dibawah ini beberapa mitos dan fakta tentang penyebab obesitas.

Mitos dan Fakta Penyebab Obesitas

Mitos: Obesitas karena suka minum minuman bersoda

Fakta: Benar

Selain faktor gaya hidup, faktor pola makan dan minum memang yang paling mempengaruhi kondisi obesitas seseorang. Minuman bersoda merupakan salah satu minuman populer saat ini dan jenis minuman yang paling sering dikonsumsi. Minuman kemasan seperti soda sudah pasti mengandung pemanis buatan yang biasa ditemukan di mana-mana. Oleh karena itu, minuman bersoda memiliki nilai gizi yang rendah tetapi kalorinya tinggi. Jika kita mengkonsumsi terus-menerus, tentu saja bisa meningkatkan risiko obesitas.

Mitos: Obesitas karena faktor keturunan dari orang tua

Fakta: Tak sepenuhnya benar

Banyak orang menyalahkan faktor keturunan sebagai penyebab obesitas. Sebenarnya bukan keturunan saja, tapi obesitas dipengaruhi oleh berbagai faktor. Ada beberapa faktor yang bisa diubah dan faktor yang tidak bisa diubah. Factor penyebab kegemukan yang bisa dirubah yaitu pola hidup kita yang meliputi pola makan dan olahraga. Sementara itu, faktor yang tidak dapat dirubah yaitu faktor genetika atau keturunan.

Turunan itu bukan penyebab mutlak obesitas, lebih seperti punya bibit untuk jadi gemuk. Jika gen ini dikombinasikan dengan faktor gaya hidup yang mendukung obesitas, maka meningkatkan peluang orang tersebut menjadi gemuk. Seseorang dengan gen obesitas memang lebih rentan menjadi gemuk apabila sering makan dan minuman manis. Untuk menjaga bentuk tubuh, maka harus diimbangi dengan olahraga dan hal lainnya.

Mitos: Seseorang tidak gemuk, tapi hanya tulangnya yang besar

Fakta: Salah

Walaupun beberapa orang dilahirkan dengan ukuran massa, volume, dan dimensi tulang lebih besar dari ukuran normal, ini bukan alasan penyebab obesitas. Sebenarnya, mau obesitas atau tidaknya seseorang, dimensi tulangnya tetap sama dengan orang yang tidak gemuk sekalipun. Perlu diingat, obesitas itu penumpukan lemah berlebih ya guys.

Mitos: Obesitas tidak pasti menyebabkan penyakit diabetes

Fakta: Salah

Dari segi kesehatan, obesitas memang meningkatkan risiko terkena beberapa penyakit termasuk diabetes. Apalagi bila kamu tidak mengubah atau mengurangi asupan minuman ringan. Hubungan utama penyebab diabetes dan minuman ringan atau kemasan adalah penggunaan sirup jagung yang kaya fruktosa. Mengkonsumsi fruktosa akan menyebabkan perkembangan resistensi insulin. Kedua hal ini (obesitas dan minum minuman ringan) akan mempercepat hati berlemak dan menyebabkan diabetes tipe 2.

Berbagai faktor dianggap berkontribusi terhadap peningkatan tingkat obesitas seseorang di dunia. Selain faktor genetika dan diet yang kaya kalori, jarang berolahraga juga dianggap memainkan peran penting dalam meningkatkan kasus obesitas di dunia. Oleh karena itu, kita perlu mengontrol asupan makan dan minum kita serta diimbangi dengan olahraga teratur jika tidak ingin terkena obesitas.


Ikuti update terbaru kami dengan email:

Leave a comment