Penyebab Gejala dan Pengobatan Depresi

Banyak sekali orang yang mengalami depresi. Untuk mencegah hal tersebut, kita perlu tahu penyebab, gejala, dan pengobatannya. Depresi merupakan penyakit mental yang ditandai dengan kesedihan yang mendalam dan kehilangan minat untuk waktu yang lama. Penyakit mental ini bisa memengaruhi perasaan, cara berpikir, serta perilaku. Sehingga bisa menimbulkan perasaan putus asa dan berpikir tentang menyakiti diri sendiri atau bahkan bunuh diri. Gangguan ini merupakan masalah global hampir diseluruh dunia dan bukan kondisi yang sederhana. Jika tidak segera diatasi, dapat mempengaruhi kesehatan penderita dan penyalahgunaan zat.

Penyebab Gejala dan Pengobatan Depresi
Depresi

Jenis-Jenis Depresi

Jenisnya tergantung dari tingkat keparahannya. Diantaranya:

  • Depresi berat atau klinis. Ini ditandai dengan gejala yang konstan dan biasanya berlangsung selama sekitar enam bulan
  • Dysthymia. Dysthymia memiliki gejala ringan yang cenderung bertahan setidaknya dua tahun
  • Gangguan depresi persisten. Jenis ini berlangsung selama dua tahun dan gejalanya mirip dengan depresi berat
  • Depresi psikotik. Dalam kondisi ini penderita akan kehilangan kesadaran-diri akan realita dan mempercayai hal-hal yang orang lain tidak dapat dengar atau lihat
  • Depresi pasca melahirkan. Ini terjadi pada ibu baru setelah melahirkan
  • Gangguan bipolar. Seseorang yang mengalami penyakit mental ini akan memiliki perilaku impulsif, hiperaktif, dan bicara cepat.
  • Gangguan afektif musiman. Tipe ini sering terjadi pada musim gugur atau musim dingin ketika hari semakin pendek.

Penyebab Depresi

Sebenarnya tidak ada penyebab pasti. Umumnya merupakan hasil dari kombinasi beberapa banyak faktor. Faktor yang dapat memicu penyakit ini antara lain genetika, penyalahgunaan alkohol atau narkoba, kepribadian, peristiwa kehidupan seperti trauma, kehilangan orang yang dicintai, hubungan yang gagal, pengalaman masa kecil, situasi stres, ataupun kesulitan fase kehidupan. Dalam beberapa kasus, kondisi kesehatan yang juga dapat menyebabkan ganguan ini terutama penyakit kronis.

Gejala Depresi

Ada banyak gejala yang timbul dan tingkat keparahannya setiap orang bisa beragam.

  • Merasa putus asa akan masa kini dan masa depan seolah-olah tidak ada yang bisa kamu lakukan untuk mengubahnya
  • Kehilangan minat dalam melakukan aktivitas bahkan kehilangan perasaan cinta kepada orang terdekat
  • Cenderung makan banyak sehingga berat badan bertambah atau malah kehilangan nafsu makan sehingga berat badan turun drastic
  • Kebiasaan tidur berubah secara signifikan
  • Merasa gelisah, cemas, atau bahkan marah
  • Merasa lelah, lesu, dan energi terkuras
  • Mulai melakukan aktivitas yang berisiko seperti berjudi, mengemudi sembrono, atau penyalahgunaan narkoba
  • Mengalami nyeri hebat seperti sakit kepala, sakit punggung, nyeri otot, dan sakit perut
  • Konsentrasi terganggu
  • Memiliki perasaan yang kuat untuk membenci diri sendiri

Pengobatan Depresi

Terapi untuk mengatasi gangguan mental ini biasanya menggunakan obat-obatan, psikoterapi, dan terapi elektrokonvulsif. Dokter akan meninjau kondisi pasien dulu, kemudian mempertimbangkan terapi apa yang tepat. Obat-obatan yang digunakan untuk terapi adalah antidepresan yang dikonsumsi sesuai dengan resep dokter atau psikiater. Obat-obatan yang umum digunakan antara lain escitalopram, paroxetine, sertraline, fluoxetine, dan citalopram. Selain itu, ada obat-obatan lainnya seperti venlafaxine, duloxetine, dan bupropion yang memiliki efek samping  penambahan berat badan, masalah seksual, dan mual.

Psikoterapi juga dapat membantu mengobati penyakit ini. Psikoterapi dilakukan dengan mengajarkan cara berpikir yang baru bagi penderita, berperilaku, dan mengubah kebiasaan buruk. Psikoterapi juga dikenal sebagai terapi bicara seperti terapi perilaku kognitif. Sedangkan terapi elektrokonvulsif untuk penderita depresi berat yang sulit diobati dengan obat-obatan atau psikoterapi. Kadang-kadang terapi ini dilakukan di bawah pengaruh anestesi dan bisa menyebabkan efek samping seperti kebingungan dan kehilangan ingatan sementara.

Selain menggunakan obat-obatan dan terapi, gaya hidup dan pengobatan rumahan juga dapat membantu kamu mencegah penyakit ini. Cara mencegahnya bisa dengan membuat hidup lebih sederhana, tidak pernah sendirian, olahraga teratur, konsumsi makanan sehat, belajar untuk rileks, ikuti rencana perawatan, dan jangan pernah membuat keputusan penting saat kamu berada dalam kondisi yang buruk.


Ikuti update terbaru kami dengan email:

Leave a comment