Permainan Sepak Bola – Teknik, Sejarah, Peraturan, dan Jenis Pelanggaran Terlengkap

Hampir semua orang tahu permainan sepak bola atau football. Jenis olah raga ini memang banyak sekali peminatnya bahkan menjadi salah satu cabang olahraga yang paling populer di seluruh dunia. Buat kalian yang ingin bermain sepak bola, ada baiknya kalian pelajari dulu mulai dari sejarah, peraturan, pelanggaran dan teknik dasar sepak bola.

Teknik Dasar Sepak Bola - Sejarah, Peraturan, Pelanggaran

Sejarah Sepak Bola

Permainan sepak bola sebenarnya telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Bukti menunjukan kalau sepak bola dimulai sejak abad ke-2 dan ke-3 sebelum Masehi di Tiongkok. Pada masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil.

Selain di Tiongkok, sepak bola juga dikenal di berbagai negara lainnya, seperti Jepang, Yunani, dan Roma. Masyarakat Jepang, Roma, dan Yunani di masa itu melakukan permainan ini untuk bersenang-senang. Kemudian, Sepak bola modern dimulai di Inggris dengan memberlakukan peraturan-peraturan dasar sehingga permainan ini semakin populer.

Hingga pada tahun 1904, terbentuklah FIFA (Fédération Internationale de Football Association). FIFA merupakan badan pengendali internasional sepak bola yang didirikan pada 21 Mei 1904 di Paris, Perancis. Setelah itu, sepak bola kemudian menjadi suatu olahraga yang dipertandingkan antar negara untuk memperebutkan Piala Dunia.

Pengertian Permainan Sepak Bola

Permainan sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang menggunakan bola terbuat dari kulit atau karet dan dimainkan oleh 2 tim beranggotakan 11 pemain inti tiap tim dan beberapa pemain pengganti. Berikut tugas dari masing-masing pemain sepak bola:

1. Penjaga Gawang (Goal-keeper)

Penjaga gawang merupakan satu-satunya pemain yang bisa menggunakan tangan untuk menghalangi bola asalkan dia ada di dalam area penaltinya sendiri. Pemain yang posisinya berada di barisan pertama dan identik dengan sarung tangan.

2. Pemain Bertahan atau Bek (Defender)

Tugas utama pemain bertahan untuk menghalangi dan menutup pergerakan tim lawan. Defender menduduki posisi di daerah belakang dan berperan dalam membantu kiper atau penjaga gawang untuk mencegah terjadinya gol. Agar pertahanan suatu tim dapat dimaksimalkan, ada 3 macam posisi pemain bertahan:

  • Pemain bek tengah (Center-bek), tugas utamanya adalah mengatur tempo permainan dan menjadi penyokong peran bek dan striker dalam tim
  • Pemain bek sayap (Wing-back), pemain yang memiliki tugas di sisi kanan atau kiri lapangan yang bisa bergerak maju sampai ke gawang tim lawan
  • Penyapu (Sweeper), posisinya dibelakang garis pertahanan, tepatnya di depan penjaga gawang atau kiper yang bertugas untuk menyapu setiap kali bola berhasil lolos dari pertahanan timnya

3. Pemain Tengah atau Gelandang (Midfielder)

Gelandang merupakan pemain tengah yang diposisikan di antara para bek dan penyerang. Tugasnya untuk menghubungkan antara bek dan  penyerang dan mencegah agar serangan lawan tidak sampai ke pertahanan.

4. Penyerang (Striker)

Penyerang adalah pemain yang posisinya paling dekat dengan gawang lawan dan tugas utamanya yaitu untuk mencetak gol ke gawang lawan. Tiga hal utama yang dibutuhkan oleh seorang pemain penyerang adalah teknik, kecepatan, dan bakat. Untuk mendapatkan 3 hal tersebut, kamu harus rutin melakukan latihan fisik sebagai pemain sepak bola.

Penyerang (Striker)

Teknik Dasar Sepak Bola

Untuk bermain bola dengan baik, para pemain dibekali dengan teknik dasar sepak bola yang benar. Agar bisa bermain dengan baik dan maksimal, berikut ini beberapa teknik dasar sepak bola yang perlu dikuasai seorang pemain sepak bola antara lain:

1. Teknik Menendang Bola (Kicking)

Teknik menendang bola menjadi faktor yang paling penting dalam permainan sepak bola. Tujuan utama menendang bola yaitu untuk mengumpan dan menembak kearah gawang. Dilihat dari perkenaan bagian kaki ke bola, ada beberapa teknik menendang bola, antara lain:

  • Menendang bola dengan kaki bagian dalam, umumnya digunakan untuk mengumpan jarak pendek
  • Menendang bola dengan kaki bagian punggung, teknik ini juga umumnya digunakan untuk mengumpan jarak pendek
  • Menendang bola dengan kaki bagian luar, umumnya digunakan untuk menembak ke gawang atau disebut shooting

2. Teknik Menghentikan Bola (Stopping)

Teknik menghentikan bola bertujuan untuk menahan atau menghentikan laju bola. Tujuan menghentikan bola yaitu untuk mengontrol bola, yang termasuk didalamnya adalah untuk mengatur tempo permainan, mengalihkan laju permainan, dan juga memudahkan untuk passing. Ada beberapa cara untuk menghentikan bola yaitu dengan kaki, paha, dada, serta kepala.

3. Teknik Menggiring Bola (Dribbling)

Pada dasarnya, menggiring bola yaitu menendang atau membawa bola terputus – putus atau pelan ke arah tertentu sambil berlari sehingga bola bergulir di tanah dan tetap dikuasai oleh pemain. Menggiring bola bertujuan antara lain untuk mendekati jarak, melewati lawan, serta menghambat permainan. Ada beberapa cara menggiring bola yaitu dengan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, punggung kaki, dan dengan kedua kaki secara bergantian.

4. Teknik Menyundul Bola (Heading)

Teknik dasar sepak bola terakhir yaitu teknik menyundul bola. Menyundul bola merupakan gerakan mendorong bola dengan kepala yang dilakukan ketika bola sedang melayang di udara. Tujuannya adalah untuk mendorong bola ke arah yang diinginkan pemain.

5. Teknik Mengoper Bola (Passing)

Teknik passing yaitu teknik untuk mengoper bola kepada teman sesama tim. Passing sangat efektif untuk menembus pertahanan lawan yang dapat dilakukan dengan cara passing pendek, panjang atau through pass, dan jauh atau umpan lambung. Ada 3 cara teknik passing yaitu dengan menggunakan kaki bagian luar, kaki bagian dalam, dan juga punggung kaki.

6. Teknik Merebut Bola (Intercepting)

Teknik merebut bola dilakukan ketika kamu ingin merampas bola dari kaki pemain lawan. Sebelum melakukan teknik ini, kamu harus bisa membaca terlebih dahulu pergerakan dari lawan. Teknik ini sangat penting untuk bertahan dari serangan lawan, namun harus hati-hati ketika merebut bolanya. Jika saat merebut malah terkena kaki, bisa-bisa kamu diberi peringatan lho guys.

7. Teknik Menyapu Bola

Teknik menyapu bola merupakan teknik untuk bertahan dari serangan lawan. Dalam melakukan teknik ini, kamu perlu timing yang tepat agar bola berhasil direbut. Untuk melakukannya, kamu perlu sesuaikan kecepatanmu dengan musuh, kemudian jatuhkan badan sembari luruskan satu kaki yang berguna untuk menahan laju bolanya.

8. Teknik Lemparan ke Dalam

Teknik dasar sepak bola yang satu ini umumnya dipakai dalam sebuah permainan ketika bola keluar dari lapangan melewati wilayah sisi lapangan. Teknik lemparan ke dalam dilakukan oleh seorang pemain dari tim yang tak menyentuh bola terakhir pada saat bola keluar lapangan.

9. Teknik Menangkap Bola (Goal Keeping)

Teknik menangkap bola yang satu ini khusus buat kamu yang ingin menjadi kiper. Teknik goal keeping sangat penting untuk pertahanan terakhir tim. Kamu perlu melatih refleks menangkap bola ke kiri dan kanan. Selain itu kamu juga perlu menguasai teknik menendang dengan power yang kuat.

10. Teknik Gerak Tipu (Feinting)

Gerak tipu sangat diperlukan untuk menentukan hasil pertandingan. Gerak tipu sangatlah penting karena dalam permainan sepak bola pasti ada saat duel satu lawan satu. Gerakan ini efektif untuk mengecoh lawan dan memperbesar peluang mencetak gol dan dilakukan saat bergerak menggiring bola.

11. Teknik Juggling Bola

Teknik juggling digunakan untuk mengontrol bola bahkan mempermainkan dan menipu musuh di lapangan. Yang perlu kamu lakukan adalah fokuskan pandangan ke arah bola, lalu tarik bola menggunakan telapak menuju ujung kaki. Ketika bola sudah menyentuh ujung kaki, angkat kaki sehingga bola juga ikut terangkat. Tetap fokus, dan usahakan bola tidak jatuh ke tanah.

Peraturan Sepak Bola

Ada beberapa peraturan sepak bola yang harus dipatuhi oleh para pemain maupun pelatih. Secara resmi, peraturan permainan sepak bola dunia ditetapkan oleh IFAB (International Football Association Board). Berikut ini adalah peraturan dasar sepak bola.

1. Ketentuan Lapangan Sepak Bola

Sesuai dengan peraturan, ukuran lapangan sepak bola yang sesuai standar yaitu:

  • Panjang lapangan minimal 90 meter dan maksimal 120 meter
  • Lebar lapangan minimal 45 meter dan maksimal 90 meter

Sedangkan untuk pertandingan internasional, ukuran panjang dan lebar lapangan sepak bola yang digunakan adalah:

  • Panjang lapangan minimal 100 meter dan maksimal 110 meter
  • Lebar lapangan minimal 64 meter dan maksimal 75 meter

Sedangkan untuk ukuran gawang, lebar 7,32 meter dan tinggi 2,44 meter. Ukuran lapangan ini disesuaikan dengan jumlah pemain yang ditentukan yaitu 11 orang dari masing-masing tim yang total 22 orang dari 2 tim.

Ketentuan Lapangan Sepak Bola

2. Pemakaian Bola

Bola yang dipakai harus mengikuti standar kualitas, ukuran, dan tinggi khususnya jika digunakan untuk pertandingan-pertandingan profesional. Ketentuan bola yaitu:

  • Bentuk bola harus benar-benar bulat dan menggunakan bahan yang berkualitas
  • Panjang lingkar bola di antara 70 cm dan 68 cm
  • Berat bola di antara 450 gram dan 410 gram
  • Jika bola rusak dalam pertandingan, permainan dihentikan dan diulang dengan meletakkan bola pengganti di posisi bola sebelumnya

3. Jumlah Pemain

Seperti yang sudah disebutkan di awal pembahasan, kalau jumlah pemain pada tim sepak bola maksimal terdiri dari 11 orang dan salah satu pemain menjadi kiper. Kiper merupakan satu-satunya pemain yang diizinkan untuk menggunakan tangan atau lengan selama melakukannya dalam area penalti sendiri. Dari masing-masing tim yang terdiri dari 11 orang, juga harus ada satu orang yang menjadi pemimpin tim atau kapten.

4. Aturan Atribut atau Aksesoris Pemain

Dalam permainan sepak bola, biasanya para pemain menggunakan atribut atau aksesoris. Pemain dilarang menggunakan sesuatu yang membahayakan untuk diri sendiri dan pemain lain seperti perhiasan atau jam tangan. Peraturan perlengkapan bagi pemain sepak bola professional yaitu:

  • Jersey atau seragam untuk sebuah tim
  • Celana pendek yang seragam sebuah tim
  • Sepasang kaos kaki yang seragam sebuah tim
  • Pelindung tulang kering bagi pemain
  • Sepasang sepatu untuk semua pemain
  • Ban kapten tetapi khusus bagi pemimpin sebuah tim
  • Sarung tangan (khusus untuk kiper)
  • Headgear atau tutup kepala boleh dipakai kalau pemain cedera

5. Wasit

Wasit merupakan seseorang yang mempunyai wewenang untuk mengatur jalannya suatu pertandingan olahraga. Tugas-tugas dari wasit antara lain:

  • Mengendalikan jalannya pertandingan dengan dibantu oleh asisten wasit
  • Memastikan bola yang dipakai sudah sesuai standar
  • Memastikan semua pemain dari kedua tim sesuai aturan
  • Mengatur waktu dan mencatat semua proses pertandingan
  • Menunda, menghentikan, atau mengakhiri pertandingan baik karena pelanggaran ataupun ada gangguan dari luar
  • Menghentikan permainan jika ada pemain yang mengalami cedera yang parah

6. Asisten Wasit

Asisten wasit yang terdiri dari 2 orang bertugas untuk membantu wasit utama pada menegakkan peraturan selama pertandingan. Asisten wasit disebut juga linesman yang bertugas sebagai orang yang membawa bendera dan menandakan jika terjadi offside, bola keluar, dan tendangan sudut.

Asisten Wasit

7. Durasi Permainan

Menurut aturan sepak bola internasional, durasi permainan sebuah pertandingan sepak bola adalah 2 x 45 menit (2 babak). Namun, wasit bisa memberikan tambahan waktu sesuai dengan kebutuhan sekitar 1-5 menit untuk setiap babak. Durasi jeda antara babak satu dan babak dua tidak lebih dari 15 menit.

8. Kick Off atau Tendangan Pembuka

Tendangan pembuka dilakukan dalam kondisi pertandingan akan dimulai, terjadi goal, babak kedua dimulai, dan babak perpanjangan waktu dimulai.

9. Out Ball atau Bola Keluar

Bola keluar terjadi saat bola terbang atau menggelinding melewati garis lapangan atau garis gawang.

10. Peraturan Gol

Dalam permainan, gol dianggap sah ketika bola masuk ke dalam gawang tanpa terjadi kondisi handsball, offside, atau pelanggaran lainnya. Gol dapat dilakukan dengan berbagai cara, yang di antaranya adalah tendangan penalti, tendangan bebas, bahkan sampai gol bunuh diri.

11. Offside

Seorang pemain dikatakan offside posisi pemain berada di area lawan ketika bola sedang menuju dirinya, dan tidak ada pemain lawan setelahnya selain kiper. Pelanggaran offside ditandai dengan diangkatnya bendera oleh linesman atau asisten wasit.

12. Lemparan ke Dalam

Lemparan ke dalam atau throw in dilakukan jika bola terlempar ke luar lapangan. Lemparan dilakukan oleh tim yang bukan melempar bola ke luar.

13. Tendangan Gawang (Goal Kick)

Tendangan gawang atau goal kick adalah tendangan yang dilakukan jika bola yang ditendang atau disundul oleh tim lawan melewati garis gawang tanpa masuk ke dalam jaring. Tendangan gawang ini dilakukan oleh kiper dari tim yang bukan melempar bola ke luar.

14. Tendangan Sudut (Corner Kick)

Tendangan sudut adalah tendangan yang dilakukan jika tim lawan dengan sengaja atau tidak sengaja menendang bola ke luar garis gawang di area timnya sendiri.

Pelanggaran Sepak Bola

Beberapa hal yang dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran adalah handsball, tackle yang keras, dan sebagainya. Tingkah laku pemain yang dianggap tidak etis ataupun rasis dalam pertandingan juga bisa dianggap sebagai pelanggaran dan dikenai hukuman.

Sebagai hukuman dari pelanggaran, ada dua jenis kartu yang diberikan oleh wasit yaitu kartu merah dan kartu kuning. Kartu merah diberikan kepada pemain yang melanggar secara fatal sehingga harus dikeluarkan dari permainan. Kartu kuning diberikan karena pemain melakukan pelanggaran dan masih diberi peringatan, Tapi kalau mendapat kartu kuning kedua kalinya, maka sama saja mendapatkan sebuah kartu merah.

Teknik Dasar Sepak Bola - Sejarah, Peraturan, Pelanggaran

Dalam dunia sepak bola, terdapat istilah-istilah pelanggaran tertentu yang digunakan untuk setiap jenis pelanggaran yang dilakukan, antara lain:

  • Foul. Istilah ini digunakan secara umum untuk menyebut pelanggaran tanpa menyebutkan jenis pelanggaran apa yang dilakukan.
  • Disciplinary Action (Tindakan Disiplin). Tindakan disiplin diberikan oleh wasit atas pelanggaran yang dilakukan.
  • Direct Free Kick (Tendangan Bebas Langsung). Tendangan bebas diberikan akibat terjadinya pelanggaran seperti menyentuh bola (handsball), sengaja menghalang-halangi pemain tim lawan, dan lain-lain.
  • Indirect Free Kick (Tendangan Bebas Tidak Langsung). Pelanggaran ini terjadi jika permainan yang membahayakan pemain lain, offside, berusaha menghalang-halangi penjaga gawang atau kiper, dan lain-lain.
  • Penalty Kick (Tendangan Penalti). Tendangan penalti dilakukan jika tim lawan melakukan pelanggaran di kotak penalti. Tendangan penalti dilakukan oleh satu orang penendang dan satu orang kiper dari tim lawan.
  • Handsball. Pelanggaran ketika pemain atau kiper melakukan sentuhan terhadap bola menggunakan tangan atau ketika bola menyentuh lengan, pergelangan tangan, dan lengan atas pada saat bola sedang dimainkan.
  • Spitting (Meludah). Pelanggaran yang dilakukan oleh pemain dengan cara meludahi pemain lainnya dari tim lawan.
  • Pushing (Mendorong). Pelanggaran yang terjadi ketika seorang pemain dengan sengaja mendorong pemain dari tim lawan.
  • Swearing (Berkata Kasar). Pelanggaran yang diberikan oleh wasit kepada pemain yang berkata-kata kasar kepada wasit maupun pemain dari tim lawan.
  • Dangerous Play (Permainan Berbahaya). Pelanggaran ini terjadi ketika pemain sengaja melakukan permainan yang membahayakan pemain lainnya, seperti menerjang, memukul, atau berusaha menekel pemain yang dapat mengakibatkan cidera fisik yang serius.
  • Foul Throw. Merupakan istilah pelanggaran sepak bola yang terjadi ketika melakukan kesalahan dalam melakukan lemparan bola.
  • Diving. Pelanggaran ketika salah satu pemain berpura-pura terjatuh, diserang, dan disakiti oleh pemain dari tim lawan.
  • Tackling. Jenis pelanggaran yang sengaja dilakukan oleh seorang pemain kepada pemain lainnya dari tim lawan dengan cara menekel.
  • Obstruction. Pemain yang berusaha untuk menghalang-halangi pemain lawan dengan menggunakan anggota tubuhnya, seperti mendorong, menyenggol kasar, menarik pemain lawan.
  • Offside. Ketika satu pemain atau lebih menerima bola umpan dari pemain lawan saat berada lebih dekat dari garis gawang tim lawan.
  • Delay of Game (Mengulur-ulur Waktu Permainan). Pemain sengaja melakukan tindakan yang bertujuan untuk mengulur-ulur waktu permainan.

Nah itulah teknik dasar sepak bola, peraturan yang mesti dipatuhi, dan jenis pelanggarannya yang perlu kamu perhatikan agar menjadi pemain sepak bola yang lebih handal.