Mobil Subaru Dilengkapi Teknologi Pengenal Wajah

Kecelakaan memang sering terjadi dan bisa disebabkan oleh banyak faktor. Tapi, kita tahu bahwa salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas yang paling sering terjadi adalah human error, seperti pengemudi yang mengantuk atau lelah. Oleh karena itu untuk mengatasi masalah ini, mobil Subaru buatan Jepang dilengkapi teknologi pengenal wajah terbaru. Mobil Subaru ini bisa mendeteksi pengemudi yang mengantuk. Apalagi kemungkinan akan terjadi insiden seperti itu meningkat ketika kamu bepergian dalam jarak yang cukup jauh dan memakan waktu berjam-jam.

Mobil Subaru Terbaru

Subaru tampaknya telah menyiapkan solusi yang cukup efektif untuk menangani masalah tersebut. Solusi dari mobil Subaru yaitu dengan menggunakan sistem yang disebut DriverFocus. Sistem ini memanfaatkan teknologi pengenalan wajah untuk mengidentifikasi tanda-tanda driver yang mulai lelah, mengantuk atau terganggu konsentrasinya akan sesuatu. Hanya saja, Sistem DriverFocus akan tersedia pada varian termahal dari SUV Subaru Forester terbaru yang diperkenalkan baru-baru ini di New York Auto Show.

Mobil Subaru Dilengkapi Teknologi Pengenal Wajah
Mobil Subaru

Ketika sistem tersebut berhasil mendeteksi driver yang mulai mengantuk, maka mobil Subaru secara otomatis akan mengaktifkan sistem bantuan driver default yang disebut EyeSight. EyeSight sendiri bukan sistem semi-otomatis seperti Tesla Autopilot bit. Tetapi EyeSight cukup membantu karena banyaknya fitur seperti cruise control adaptif, bantuan jalur, peringatan keberangkatan, dan yang paling penting pengereman pra-tabrakan otomatis.

Perusahaan Subaru mengatakan kalau teknologi DriverFocus ini bisa mengenali sampai lima driver yang berbeda.  DriverFocus bisa mengingat perbedaan antara pengaturan posisi kursi, suhu kabin, tampilan multifungsi, dan lainnya yang ditentukan oleh setiap driver. Fitur pengenalan wajah ini membuat Forester sangat ideal untuk dijadikan sebagai mobil keluarga pilihanmu. Perusahaan mobil Subaru memang bukan pemimpin sistem kemudi otomatis.

Setidaknya inovasi seperti ini sangat membantu dan dapat mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas akibat human error. Akhir-akhir ini semakin banyak inovasi yang memudahkan manusia untuk melakukan pekerjaan. Banyak perusahaan kendaraan mengejar target masa depan dengan harapan tidak akan ada lagi kecelakaan yang disebabkan oleh kesalahan pengguna. Karena kedepannya semua bisa bergerak dengan sendirin dan bisa dikoordinasikan satu sama lain.


Ikuti update terbaru kami dengan email:

Leave a comment