Chloe Christos Menstruasi Selama 5 Tahun

Setiap wanita pasti akan mengalami menstruasi secara berkala biasanya sebulan sekali. Tetapi menstruasi rutin itu berbeda ceritanya dengan apa yang dialami Chloe Christos, seorang wanita menstruasi selama 5 tahun tanpa henti. Cuma mendengar aja kayaknya udah ngeri ya ladies. Nah, menstruasi merupakan hal yang normal bagi mereka yang sedang mengalami pubertas dan telah mengalami kematangan seksual. Hanya saja kebiasaan menstruasi setiap wanita berbeda-beda.

Selama menstruasi ada beberapa orang yang biasanya disertai dengan rasa sakit di perut atau sakit panggul yang dahsyat terutama dihari pertama. Ada juga yang tidak merasakan sakit sama sekali. Siklus menstruasi pada wanita normal biasanya hanya 5 sampai 8 hari. Tetapi ada juga yang kurang dari 5 hari. Chloe Christos sendiri merupakan seorang wanita berasal dari Perth, Australia. Dia mengalami menstruasi pertama pada usia 14 tahun. Anehnya, periode menstruasi Chloe tidak berhenti berkala sebulan sekali tetapi menstruasi selama 5 tahun tanpa henti sampai dia berusia 19 tahun.

Chloe Menstruasi Selama 5 Tahun

Awalnya Chloe merasa malu untuk menceritakan keadannya sampai dia menderita anemia berat dan sering pingsan karena kehilanan banyak darah. Pada akhirnya, orang tuanya membawa ke dokter. Setekah diperiksa, ternyata Chloe mengalami gangguan hormon wanita yang membuatnya kurang gizi. Dia bahkan harus mendapatkan infus zat besi setiap minggu. Ini termasuk kondisi yang langka. Chloe memiliki gangguan pendarahan yang mencegah aliran darah kehilangan proses pembekuan darah yang tepat dan membuatnya mengalami menstruasi selama 5 tahun.

Chloe Christos Wanita Menstruasi Selama 5 Tahun
Chloe Christos

Kondisi ini membuatnya Chloe frustasi dan sering pusing sampai tiba-tiba pingsan. Tekanan darah Chloe menjadi rendah dan sangat berbahaya bagi hidupnya. Chloe bahkan kehilangan 500 mililiter darah dalam 4 hari. Faktanya, wanita biasanya hanya kehilangan 20 hingga 60 mililiter darah setiap kali menstruasi. Jika lebih dari itu, maka harus mendapatkan perawatan medis karena dianggap sebagai pendarahan hebat. Pihak medipun belum menemukan penyebab penyakit yang dialami Chloe.

Chloe didiagnosis oleh dokter terkena Von Willebrand Disease (WSD) atau hemofilia vaskular. Penyakit ini merupakan gangguan hemostatik yang diwariskan sebagai sifat dominan autosomal dengan berbagai penetrasi dan berbagai derajat klinis. Penyakit ini juga merupakan kelainan perdarahan yang memiliki efek pada tingkat protein. Chloe kemudian menjalani pengobatan dengan mengkonsumsi obat-obatan sintetis. Karena merasa tidak banyak manfaat dari perawatan ini, Chloe kemudian mengubah metode pengobatannya.

Untungnya, sekarang Chloe telah mengalami periode menstruasi yang normal lagi selama 5 hingga 7 hari. Pada saat itu sebenarnya Chloe diberi pilihan oleh dokter untuk menangani kondisinya dengan histerektomi. Histerektomi itu pengangkatan rahim dengan metode bedah, tetapi Chloe menolak karena dia membayangkan akan mengalami menopause pada usia 20 tahun. Chloe akhirnya tinggal di Perth dan mendapatkan produk darah yang merupakan bahan terapeutik. Darah itu terbuat dari darah manusia di klinik yang berlokasi di Adelaide. Dia juga beruntung karena pada akhirnya dia mendapatkan perawatan yang tepat agar cepat sembuh dan bahkan bisa sembuh total sekarang.


Ikuti update terbaru kami dengan email:

Leave a comment