Solo Wedding Tren Menikah Tanpa Pasangan di Jepang

Menikah tanpa pasangan? Mungkin terdengar aneh bagi banyak orang. Akan tetapi, solo wedding tren menikah tanpa pasangan di jepang menjadi viral dan banyak peminatnya. Impian setiap orang pasti ingin menikah dengan orang yang dicintai dan memiliki pasangan hidup sampai akhir khayat nanti. Berbagai acara dan persiapan pernikahan biasanya dirancang sesempurna mungkin supaya memberi kesan pada pengantin. Rupanya impian menikah dengan orang yang dicintai tersebut berbeda dengan masyarakat yang ada di Jepang.

Solo Wedding Tren Menikah Tanpa Pasangan di Jepang
Solo Wedding

Menikah pada dasarnya berarti menyatukan dua manusia, pria dan wanita dalam satu ikatan rumah tangga. Tetapi hal yang berbeda terjadi di Jepang. Solo wedding akhir-akhir ini menjadi tren baru di Jepang. Seorang wanita menikah tanpa pasangan pria ataupun sebaliknya. Hal seperti ini terjadi dan telah menjadi tren karena banyaknya wanita di Jepang yang lebih mementingkan karir dulu sebelum menikah membangun keluarga. Sehingga mereka lupa mencari pasangan hidup. Akibatnya layanan solo wedding meningkat.

Solo Wedding

Solo Wedding merupakan sebuah layanan untuk memberikan kesempatan bagi wanita untuk menjalani pernikahan yang sebenarnya tapi tanpa pasangan. Konsep seperti ini telah menjadi tren di Jepang. Mungkin beberapa orang berpikir bahwa ini adalah tindakan yang aneh dan sia-sia, tetapi beberapa orang berbeda pendapat. Mereka mengatakan bahwa layanan seperti ini dapat memenuhi impian setiap wanita yang sedang menunggu pernikahan yang sempurna. Tren ini meningkat sejak Solo Wedding Company bernama Cerca Travels di Kyoto meluncurkan layanan tersebut.

Cerca Travel menawarkan layanan ini dan mengunggulkan slogan “Kamu lajang dan tidak tahu apakah dapat menikah dan memiliki upacara pernikahan dalam waktu dekat, tetapi kamu ingin memiliki beberapa foto dirimu dalam gaun pengantin atau kimono dalam keadaan saat kamu masih muda dan cantik seperti sekarang”. Layanan ini memberikan para wanita kesempatan untuk menginap di hotel selama 2 hari, melakukan fitting baju pengantin layaknya pengantin asli, bahkan rambut dan riasan sampai desain buket dirancang seperti merasakan persiapan sebagai pengantin yang sesungguhnya.

Menariknya lagi, setiap layanan dalam persiapan solo wedding ini ditangani langsung oleh para profesional yang sudah biasa menangani pernikahan banyak orang. Setelah semuanya siap, kemudian pengantin akan dibawa ke suatu lokasi untuk melakukan pemotretan yang bisa dijadikan kenang-kenangan dengan memakai gaun pengantin. Jika kamu mau, pengantin lajang juga dapat menyewan laki-laki antara usia 20 dan 70 tahun untuk berpose denganmu difoto pernikahan. Ada berbagai variasi paket yang bisa kamu pilih mulai dari yang termurah sekitar 330.000 yen.


Ikuti update terbaru kami dengan email:

Leave a comment